Jenis konten digital apa yang harus Anda buat?

Jenis konten yang Anda buat tergantung pada kebutuhan audiens di tahapan yang berbeda dalam perjalanan pembeli. Anda harus memulai dari membuat customer persona, atau dalam arti lain profil target audiens Anda. (menggunakan template gratis ini, atau mencoba ( makemypersona.com) untuk menemukan apa saja yang menjadi Goal/Keinginan dan Tantangan yang dihadapi target audiens Anda. Tujuan konten online Anda harus membantu memenuhi goal/keinginan mereka ini, dan mengatasi tantangan mereka.

Kemudian, Anda juga perlu memikirkan kapan target audiens Anda siap untuk menerima konten yang Anda buat terkait dengan tahapan mereka di dalam perjalanan pembeli (customer journey) mereka. Ini yang biasanya disebut sebagai  pemetaan konten.

Dengan pemetaan konten, tujuannya adalah menargetkan konten sesuai dengan:

  • Karakteristik seseorang yang akan mengonsumsinya (disitulah customer persona datang)
  • Seberapa dekat orang itu untuk melakukan pembelian (posisi mereka di customer journey).

Berikut 3 tipe Market dan Asset apa saja yang dapat digunakan di setiap tahapan perjalanan pembeli mereka :

  • Awareness Stage (Cold Market)
    Singkatnya, Cold market adalah orang yang belum mengenal penawaran yang Anda tawarkan. Anda bisa mengumpulkan cold market melalui aset:
    - Posting blog : Bagus untuk peningkatan organic traffic saat dipasangkan dengan SEO yang kuat dan kunci strategi.
    - Infografis : Karena sangat mudah dibagikan, maka infografis berfungsi meningkatkan peluang Anda melalui sosial media ketika orang lain berbagi konten Anda. (Insert contoh gambar infografis).
    - Video pendek : Sekali lagi, ini sangat mudah dibagikan dan dapat membantu merek/brand Anda dapat ditemukan oleh audiens baru dengan menguploadnya di platform seperti YouTube.
  • Warmer Market
    Audiens yang belum mengenal Anda, namun mengenal orang-orang yang berhubungan dengan Anda.
    Anda bisa menarik warmer market ini melalui endorsement mengenai Anda dari orang-orang yang mereka kenal tersebut.
  • Tahapan Pertimbangan (Warm Market)
    Warm Market adalah audiens yang sudah mengenal Anda (sudah masuk ke email list, subscriber Anda) namun belum membeli penawaran/offer Anda. Anda bisa mengumpulkan warm market melalui aset:
    - Ebooks : Sangat bagus untuk menghasilkan prospek karena umumnya lebih komprehensif daripada posting blog atau infografis, yang berarti seseorang lebih mungkin bertukar informasi kontak mereka untuk menerimanya.
    - Laporan penelitian : Ini adalah bagian konten bersifat data dan bernilai tinggi yang bagus untuk menghasilkan prospek. Laporan penelitian dan data baru untuk industri Anda juga dapat bekerja untuk Awareness stage, karena sering diambil oleh media atau pers industri.
    Webinar : Karena mereka adalah bentuk konten video yang lebih rinci dan interaktif, webinar adalah format konten tahap pertimbangan yang efektif karena mereka menawarkan konten yang lebih komprehensif daripada pos blog atau video pendek.
  • Tahap Keputusan (Hot Market)
    Hot Market adalah audiens yang sudah mengenal Anda dan sudah membeli penawaran/offer Anda. Anda bisa mengumpulkan hot market melalui aset:
    - Studi kasus. Memiliki studi kasus mendetail di situs web Anda dapat menjadi bentuk konten yang efektif bagi audiens di tahap warm yang siap untuk membuat keputusan pembelian, karena ini membantu mempengaruhi keputusan mereka secara positif.
    - Testimonial. Jika studi kasus tidak cocok untuk bisnis Anda, memiliki testimonial singkat di sekitar situs web Anda adalah alternatif yang baik. Untuk merek B2C, pikirkan testimonial sedikit lebih longgar. Contohnya jika Anda menjual fashion pakaian, testimonial dapat berupa foto bagaimana orang lain menata baju atau gaun yang mereka beli dari Anda dengan hashtag (tagar) bermerek brand Anda.